Bahaya Kemoterapi dan Solusi
| Efek Samping Kemoterapi dan Solusinya |
|
|
|
| Written by 4lifetransferfactorsurabaya.com |
| Monday, 20 December 2010 00:00 |
![]() ![]() Secara umum untuk mengobati kanker adalah melalui: 1. Pembedahan atau operasi (mengangkat kanker secara keseluruhan karena kanker hanya dapat sembuh kalau belum dapat menjalar ketempat lain) 2. Kemoterapi atau obat-obatan (pengoatan dengan menggunakan obat-obatan yang bertujuan untuk membunuh atau memperlambat pertumbuhan sel kanker) 3. Radioterapi atau penggunaan sinar radiasi. Namun dalam proses penyembuhan kemoterapi tidak hanya memberikan dampak yang baik tapi juga menimbulkan Efek Samping (dampak negatif). Efek samping dapat muncul ketika sedang dilakukan pengobatan atau beberapa waktu setelah pengobatan. Efek samping yang bisa timbul adalah: 1. Lemas Efek samping yang umum timbul. Timbulnya dapat mendadak atau perlahan. Tidak langsung menghilang dengan istirahat, kadang berlangsung hingga akhir pengobatan. 2. Mual dan Muntah Ada beberapa obat kemoterapi yang lebih membuat mual dan muntah. Selain itu ada beberapa orang yang sangat rentan terhadap mual dan muntah. Hal ini dapat dicegah dengan obat anti mual yang diberikan sebelum/selama/sesudah pengobatan kemoterapi. Mual muntah dapat berlangsung singkat ataupun lama. 3. Gangguan pencernaan Beberapa jenis obat kemoterapi berefek diare. Bahkan ada yang menjadi diare disertai dehidrasi berat yang harus dirawat. Sembelit kadang bisa terjadi. Bila diare: kurangi makanan berserat, sereal, buah dan sayur. Minum banyak untuk mengganti cairan yang hilang. Bila susah BAB: perbanyak makanan berserat, olahraga ringan bila memungkinkan 4. Sariawan Beberapa obat kemoterapi menimbulkan penyakit mulut seperti terasa tebal atau infeksi. Kondisi mulut yang sehat sangat penting dalam kemoterapi 5. Rambut Rontok Kerontokan rambut bersifat sementara, biasanya terjadi dua atau tiga minggu setelah kemoterapi dimulai. Dapat juga menyebabkan rambut patah di dekat kulit kepala. Dapat terjadi setelah beberapa minggu terapi. Rambut dapat tumbuh lagi setelah kemoterapi selesai. 6. Otot dan Saraf Beberapa obat kemoterapi menyebabkan kesemutan dan mati rasa pada jari tangan atau kaki serta kelemahan pada otot kaki. Sebagian bisa terjadi sakit pada otot. 7. Efek Pada Darah Beberapa jenis obat kemoterapi dapat mempengaruhi kerja sumsum tulang yang merupakan pabrik pembuat sel darah, sehingga jumlah sel darah menurun. Yang paling sering adalah penurunan sel darah putih (leokosit). Penurunan sel darah terjadi pada setiap kemoterapi dan tes darah akan dilaksanakan sebelum kemoterapi berikutnya untuk memastikan jumlah sel darah telah kembali normal. Penurunan jumlah sel darah dapat mengakibatkan: A. Mudah terkena infeksi Hal ini disebabkan oleh Karena jumlah leokosit turun, karena leokosit adalah sel darah yang berfungsi untuk perlindungan terhadap infeksi. Ada beberapa obat yang bisa meningkatkan jumlah leokosit. B. Perdarahan Keping darah (trombosit) berperan pada proses pembekuan darah. Penurunan jumlah trombosit mengakibatkan perdarahan sulit berhenti, lebam, bercak merah di kulit. C. Anemia Anemia adalah penurunan jumlah sel darah merah yang ditandai oleh penurunan Hb (hemoglobin). Karena Hb letaknya di dalam sel darah merah. Akibat anemia adalah seorang menjadi merasa lemah, mudah lelah dan tampak pucat. 8. Kulit dapat menjadi kering dan berubah warna Lebih sensitive terhadap matahari. Kuku tumbuh lebih lambat dan terdapat garis putih melintang. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan jenis kemoterapi yang diberikan adalah: · Biaya atau harga dari kemoterapi tersebut. · Fasilitas yang memadai; kemungkinan untuk kontrol dan pengawasan. · Protokol kemoterapi. · Keadaan umum tubuh dan adanya penyakit atau kelemahan lain yang menyertai. Syarat seseorang mendapat kemoterapi: · Fungsi organ baik. · Jenis sel darah merah dan darah putih cukup. · Tidak demam. · Tidak perdarahan. · Dapat melakukan kegiatan sehari-hari sendiri (sehat) Solusi agar terbebas dari bahaya Efek Samping Kemoterpi yaitu dengan pengobatan menggunakan Transfer Factor Manfaat Pengobatan Dengan Transfer Factor : 1. Tidak ada Efek Samping (bayi berusia kurang dari 1 tahun dapat mengkonsumsinya). 2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga 283% dari normal sehingga sel Imun mampu membunuh sel-sel kanker dengan cepat. 3. Tidak ada jaringan tubuh (sel-sel disekitar kanker) yang sehat ikut rusak pada waktu pengobatan. 4. Mampu memulihkan kondisi tubuh dengan cepat setelah dilakukan Kemoterapi. 5. Dapat dilakukan bersamaan pada masa Kemoterapi (dapat mencegah timbulnya Efek Samping akibat kemoterapi). 6. Tidak ada syarat khusus untuk mengkonsumsi Transfer Factor. |
Info & Pemesanan
Asvia & Rachmad
Lilik Asvia
ID: 7485817
23B258F7
Xl : 081.939.161.959
M3 : 0856.4853.3010
0838.5486.8677
Rachmad HW
ID: 6819403
23B258F7
Xl : 0878.5650.6088
M3 : 0856.340.9958
Flexi : (031)-7787.8239
0896.7755.8657

Risma
ID: 7351113
26890B4F
Xl : 0878.5227.0887
Flexi : (031)-7833.5948
Produk 4Life Asli Hanya Di Jual Melalui Distributor Resmi ber-ID 4Life Indonesia
NewsFlash
SEMINAR 4LIFE TRANSFER FACTOR
BANDUNG
Rachmad Hadi Wijoyo |
Bahaya Kemoterapi dan Solusi










Asvia
Comments
Bisa bu rissa, asal dilakukan dengan rutin. akan tetapi yang terpenting adalah meningkatkan sistem imun sehingga bisa membunuh sel-sel tumor dan tumor tidak tumbuh lagi. solusi dengan transfer factor advance dengan dosis 3x3capsul sehari. dan ditambah konsumsi makanan2 yang mengandung anti oksidan tinggi.
apakah penyembuhannya bisa dengan kemoterapi?
untuk orang yang merawat pasient kemungkinan sangat kecil untuk terkena dampak kemoterapi, akan tetapi jika pada saat dilakukannya proses penyinaran/radiasi orang tersebut berada dalam 1 tempat dan tidak mengikuti prosedur/aturan medis semisal mekakai baju khusus(berlapis timbal) yang disediakan pihak rumah sakit dan tidak berada pada jarak aman, maka orang tersebut akan terkena radiasi seperti si pasient meskipun lebih kecil.
untuk pencegahan bisa dengan mengkonsimsi makanan & sayaran yang memiliki kandungan antioksidan tinggi. untuk hasil yang maksimal bisa ditambahkan dengan mengkonsumsi Transfer Factor Advance atau Transfer Factor Riovida.
saya hendak tahu apakah risiko yang dihadapi kepada orang yang berada berdekatan dengan pesakit semasa kemo terapi di jalankan.Minta nasihat/ terima kasih
RSS feed for comments to this post.