Monday, 19 December 2011
Rachmad HW
SEMINAR 4LIFE TRANSFER FACTOR SURABAYA
Hari / Jam :
Rabu, 21 Desember 2011
19.00 - Selesai
Tempat :
Hotel Mercure, jl Raya Darmo, Surabaya
Pembicara:
Prof. Dr. Bamabang Permono
Free Sample Produk
4Life Transfer Factor Chewable
Contact Person :
Rachmad Hadi Wijoyo
031 7787 8239 | 0856 340 995
Tuesday, 02 August 2011
Admin

Kita telah memiliki transfer factor dalam tubuh kita, mengapa kita mengkonsumsi lagi ?
Transfer factor kita telah dikondisikan lebih dari ratusan atau bahkan ribuan tahun untuk berhubungan dengan lingkungan. Masyarakat modern berkembang mulai seratus tahun yang lalu. Sebelum masa ini, imun kita tidak pernah berhadapan dengan pencemaran lingkungan dan stress.
Tidak ada pestisida dan hormon pertumbuhan dalam dan pada makanan kita. Kita tidak mempunyai fast food dengan berton-ton gula dan trans-fats. Masyarakat tidak mengalami stress begitu juga sistem imunnya. Memburu binatang untuk makan, seperti nenek moyang kita lakukan, ini jauh berbeda dibanding dunia pada hari ini seperti masalah keuangan, persaingan bebas, dan serangan terhadap kehormatan kita. Sebagai respon atas stress, tubuh kita memompa cortisol ke dalam sistem kita, yang dapat menekan sistem imun kita.
Transportasi modern juga telah menciptakan suatu masalah bagi sistem imun kita. Sistem imun lokal hanya mempunyai gambaran jenis kuman lokal yang pernah ditangani. Sistem imun mereka hanya terkondisikan untuk berurusan dengan kuman lokal saja. Sekarang kita bepergian di seluruh dunia hanya dalam hitungan jam, mengangkut kuman asing ke dalam populasi lokal. Sistem imun diliputi dengan penyerbu yang tidak biasa mereka dengannya. Sistem imun kita memerlukan bantuan dalam berurusan dengan semua ancaman baru ini. Untuk itu kita membutuhkan transfer factor yang siap dengan pengetahuan dan senjata terhadap bermacam virus, kuman, jamur dan parasit baru yang setiap saat bisa menyerang tubuh kita.
Wednesday, 23 December 2009
4lifetransferfactorsurabaya.com
Dalam Kota Surabaya
- Pesan/Order Melalui Telephone, SMS, Chat dan Email
- Pembayaran ditempat / ditransfer Customer lewat rekening bank(BCA, BNI, JATIM).
Luar Kota / Pulau
- Pesan/Order Melalui Telephone, SMS, Chat dan Email
- Pembayaran lebih dulu ditransfer oleh Customer lewat rekening bank(BCA, BNI, JATIM).
- Barang dikirim ke pemesan lewat jasa layanan POS, JNE atau Tiki ( kilat 1 hari sampai ).
- Nomor Resi akan di-SMS ke HP Customer, sebagai bukti pengiriman.
 |
|
Bukti Pengiriman 4Life Transfer Factor |
|
|
Beberapa no pengiriman yang bisa anda cek melaui JNE
1590239020003
1607483390001
1607841540000
1490431210007
1490431240007
Pembayaran melalui:
Bank BCA
KCP Kusuma Bangsa
A/n Rahmad Hadi Wijoyo ST
No Rek : 1880376353
Bank BNI

Cabang Darma Husada Surabaya
A/n Rachmad Hadi Wijoyo
No Rek : 0203513831
Info Lebih Lanjut hubungi Agen Kami
Wednesday, 23 December 2009
4lifetransferfactorsurabaya.com
Dr H. Sherwood Lawrence Dr H. Sherwood Lawrence, saat meneliti penyakit TB (Tuberculosis) menemukan “MOLEKUL INFORMASI” yang terkandung di dalam sel darah putih manusia (sistem imun).
Read more...
Tuesday, 02 August 2011
Admin
Dr H. Sherwood Lawrence, saat meneliti penyakit TB (Tuberculosis) menemukan “MOLEKUL INFORMASI” yang terkandung di dalam sel darah putih manusia (sistem imun). Beliau dapati molekul tersebut dapat dipindah dari satu orang kepada orang yang lain dan dapat memberikan penerimanya “KEKEBALAN” dari penyakit tersebut. Beliau menamakan molekul tersebut “Transfer Factor” (TF). Kajian selanjutnya membuktikan Transfer Factor juga terkandung di dalam kolostrum (susu awal) dan kuning telur.

Dari penemuan ini, penelitian dimulai tahun 1950-an, tahun 1960-an dan 1970-an. Para ilmuwan percaya bahwa mereka telah menemukan sistem kekebalan tubuh dan cara meningkatkan kesehatan yang ampuh. Mereka percaya bahwa transfer factor akan menjadi obat alami yang paling ampuh. Semakin canggih teknologi, semakin banyak yang belajar tentang manfaat transfer factor. Lebih dari 3.000 studi dilakukan dan $ 40 juta (AS) telah diinvestasikan ke dalam penelitian Transfer Factor. Ilmuwan dari lebih 60 negara telah terlibat dalam penelitian ini.
Tetapi, ada dua perkembangan didunia medis saat itu yang menghentikan riset transfer factor lebih lanjut
Pertama adalah pengembangan antibiotik. Antibiotik murah untuk diproduksi. Antibiotik dianggap lebih efektif dan menjadi trend industri kesehatan pada saat itu.
Kedua, perkembangan lain adalah adanya kontaminasi HIV dan Virus Hepatitis C pada stok darah. Pada saat itu, satu-satunya sumber untuk memperoleh transfer factor adalah dari darah manusia. Adanya resiko kontaminasi dari darah menghentikan riset Transfer Factor lebih lanjut.
Pada 1986, dua ilmuwan menemukan bahwa seorang ibu mewariskan transfer factor miliknya untuk bayi mereka melalui placenta dan kolostrum untuk memberikan sistem kekebalan tubuh pada bayi mereka dalam menghadapi lingkungan yang penuh dengan penyakit.
Para ilmuwan menemukan sapi juga melakukan hal yang sama. Bahkan, banyak sapi tidak dapat bertahan hidup jika tidak menerima kolostrum dari induknya. Penelitian mulai bergerak maju lagi. Antibiotik masih dianggap sebagai raja di dunia medis. Banyak ilmuwan yang bekerja dengan transfer factor yang berasal dari darah dan tidak berpikir bahwa transfer factor dari kolostrum juga dapat digunakan, sehingga mereka tidak masuk ke dalam penelitian tersebut.
Tiga peristiwa dalam sejarah merubah semua ini
Pertama, teknologi yang semakin canggih.
Kedua, dalam perkembangannya virus/kuman/bakteri/jamur semakin tahan terhadap antibiotik.
Ketiga, 4Life Research membuktikan pada sejumlah basis konsumen yang besar bahwa transfer factor dapat mempengaruhi kesehatan dan sistem kekebalan tubuh pada lebih dari satu juta pelanggan. Saat ini penelitian tentang Transfer Factor kembali meledak! Setiap tahun atau kadang-kadang setiap bulannya, dari hasil riset ditemukan sesuatu yang baru tentang efektivitas dan peran transfer factor.
4Life Research adalah perusahaan pertama didunia yang memproduksi produk berbasis Transfer Factor yang berisi transfer factor dari kolostrum sapi. Selanjutnya, mereka juga menemukan bahwa telur juga mengandung Transfer Factor dan kombinasi keduanya (kolostrum sapi dan telur) akan meningkatkan efektivitas Transfer Factor produksi mereka sampai 283%.
Transfer Factor dari kolostrum dan telur yang ditemukan benar-benar unggul untuk manusia karena hewan terkena lebih banyak jenis bakteri, parasit, virus dan jamur. Hewan liar hidup di lingkungan yang kotor di saat manusia telah menjaga dirinya tetap steril. Transfer factor dari hewan, selama ratusan tahun lebih terekspos dibanding manusia yang pada akhirnya membuatnya jauh lebih bermanfaat untuk membangun sistem kekebalan tubuh pada manusia.
Monday, 22 November 2010
Stockist 4Life
Life Transfer Factor Advance
Beli 10 Botol Gratis 2 Botol Hemat RP 1.180.000

Harga
- Member : Rp. 540.000,-
- Customer : call/sms,-
Stok
ADA
Isi 60 Kapsul

Read more...
Tuesday, 02 August 2011
Admin
Molekul Kecil Yang Berkemampuan Besar
Transfer Factor boleh kecil, tetapi memberikan pengaruh yang kolosal. Untuk lebih mengerti apa itu transfer factor, penting sekali untuk mengetahui bahwa transfer factor bukanlah vitamin, mineral, enzim, herbal, kolostrum, obat, steroid, hormon ataupun buah-buahan.
Read more...
Saturday, 13 August 2011
Admin
Kanker saraf (neuroblastoma) banyak ditemukan pada balita atau anak di bawah 5 tahun. Kanker ini berkembang dalam sel-sel saraf. Neuroblastoma paling sering muncul dalam dan di sekitar kelenjar adrenal, yang memiliki asal-usul yang serupa dengan sel saraf dan berada di atas ginjal. Namun, neuroblastoma dapat juga berkembang di daerah-daerah lain dari perut dan di dada atau leher dan panggul.
Saat ini 6 dari 10 anak neuroblastoma berhasil diobati dengan perawatan seperti bedah atau kemoterapi. Tetapi kelanjutannya tidak begitu baik pada anak yang memiliki bentuk penyakit lain. Dokter memperkirakan sekitar 40 anak setiap tahunnya di Inggris bisa mendapatkan keuntungan dengan pengobatan immunoterapi ini.
Pengobatan immunoterapi bekerja dengan cara mencari sel-sel neuroblastoma yang masih tetap bertahan meskipun sudah dilakukan pengobatan sebelumnya, kemudian memasukkan molekul antibodi spesifik di permukaannya. Antibodi ini akan memobilisasi sistem kekebalan tubuh anak untuk menyerang dan menghancurkan sel-sel neuroblastoma yang masih tersisa.
Read more...
Tuesday, 09 August 2011
Admin
Dalam Jurnal Imunologi Kekhususan Transfer Factor oleh
Kenneth S. Zuckerman, James A. Neidhart, Stanley P. Balcerzak dan Albert F. LoBuglio
menunjukkan bahwa Transfer Factor dapat memulai respon imun spesifik untuk suatu antigen yang sebelumnya tidak dihadapi oleh penerima dan bahwa dalam keadaan tertentu ini respon imun dapat sebanding dengan donor. Pengamatan ini pada spesifisitas dan potensi Transfer Factor memiliki implikasi penting bagi penggunaan klinis bahan ini.
Read more...
Thursday, 04 August 2011
Admin

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit kanker yang tertua pada manusia. Penyakit kanker payudara telah dikenali sejak jaman mesir kuno ± 1600 SM , walaupun pada saat itu belum ada definisi mengenai kanker. Edwin Smith Papyrus melaporkan ada 8 kasus tumor yang disertai ulkus pada daerah payudara yang diterapi dengan cara dibakar dengan api. Selang beberapa abad lamanya penderita dengan tumor payudara tidak mendapatkan terapi , baru kemudian muncul pada abad 17 seorang ahli bedah Perancis Jean Louis Petit ( 1674 – 1750 ) menemukan kasus kanker payudara yang disertai pembesaran limfonodi didaerah aksila.
Read more...
|